Produk Kambing & Manfaat

Daging kambing tidak hanya sangat enak dan kaya nutrisi, tetapi juga berkelanjutan untuk planet ini. Daging kambing memiliki nilai gizi yang tinggi, lebih sedikit lemak dibandingkan daging lainnya dan rasa yang sangat enak, namun banyak orang menghindari konsumsi daging kambing.
Kebiasaan konsumsi produk kambing berbeda dari benua ke benua. Di Amerika, mereka biasanya menggunakan kambing khusus untuk susunya. Sebaliknya, daging kambing merupakan sumber protein fundamental di negara-negara lain di dunia, dengan konsumsi terbanyak di Sudan dan China, diikuti oleh negara-negara lain, terutama di Asia dan Afrika.
Konsumsi susu dan daging kambing telah dimulai sejak zaman kuno, sekitar 10.000 hingga 11.000 tahun yang lalu, di Timur Dekat. Kambing juga memainkan beberapa peran dalam agama kuno, seperti penggambaran banyak dewa dalam bentuk kambing, sedangkan kambing sering digunakan dalam pengorbanan agama.
Molekul dalam susu kambing memiliki ukuran yang serupa dengan susu manusia, sehingga mudah berasimilasi dengan bayi, dan cocok untuk berbagai produk susu. Susu kambing secara alami dihomogenisasi dan tidak terpisah karena tidak mengandung agglutinin, senyawa yang ada dalam susu sapi yang menggabungkan liposom dan memungkinkan bola lemak naik ke permukaan. Tidak seperti sapi, kambing mengubah karoten menjadi vitamin A dalam susunya sehingga lebih banyak tersedia secara hayati bagi manusia. Susu kambing mengandung banyak vitamin A dan lebih sedikit karoten sehingga tampak lebih putih.
Manfaat susu kambing diketahui berkaitan dengan susu sapi dan ada beberapa uji klinis yang terbukti hipoalergenik. Selain itu, susu kambing dibandingkan dengan susu sapi mengandung lebih banyak lemak dan lebih sedikit laktosa. Orang dengan intoleransi laktosa mungkin memiliki pencernaan yang lebih baik dengan mengonsumsi susu kambing. Susu kambing memiliki rasa yang berbeda dari susu sapi dan sangat baik untuk produksi keju dan yoghurt.
Daging kambing rendah kalori dan lemak serta tinggi protein dan zat besi. Daging dari kambing yang relatif muda sangat enak. Daging kambing adalah daging merah yang paling sehat dan bahkan lebih baik dari daging ayam karena bebas hormon. Daging ayam mengandung 72% lemak jenuh dibandingkan daging ayam dan hanya 16% lemak jenuh daging sapi. Kambing belum masuk industri daging.
Produk kambing baik untuk planet ini karena bukan bagian dari rantai makanan industri besar. Kambing lebih menyukai gulma daripada rumput dan semanggi, meninggalkannya untuk domba dan sapi. Mereka suka merumput di bukit, memanjat pohon, dan membersihkan area semak belukar. Mereka cukup senang di lahan yang relatif marjinal, yang berarti mereka tidak bersaing dengan manusia untuk mendapatkan lebih banyak produksi tanaman.
Di Yunani, daging kambing mendapat kehormatan, karena Yunani adalah negara pertama di Eropa dalam populasi kambing, memelihara sekitar 4,5 juta kambing.
Produk kambing baik untuk planet ini karena bukan bagian dari rantai makanan industri besar. Kambing lebih menyukai gulma daripada rumput dan semanggi, meninggalkannya untuk domba dan sapi. Mereka suka merumput di bukit, memanjat pohon, dan membersihkan area semak belukar. Mereka cukup senang di lahan yang relatif marjinal, yang berarti mereka tidak bersaing dengan manusia untuk mendapatkan lebih banyak produksi tanaman.
Di Yunani, daging kambing mendapat kehormatan, karena Yunani adalah negara pertama di Eropa dalam populasi kambing, memelihara sekitar 4,5 juta kambing.
Komentar
Posting Komentar